Saturday, 10 June 2017

Selamat Menempuh Hidup Baru, Mustafa dan Anisa



BACAN – Pertemuan Dua keluarga mempelai Pria, Mustafa Amarullah, SH, Wartawan Aspirasi Malut dengan keluarga mempelai wanita Anisa Hasan, S.Sos akhirnya terjadi kesepakatan akat nikah pada Senin, 17 April 2017 Pukul 17.00 WIT di kediaman mempelai wanita, di Desa Mandaong, Halmahera Selatan.
 Seletah itu, acara resepsi pun akan dihelat di tempat kelahiran mempelai pria, di Pulau berpasari putih, yakni Pulau Ngele-Ngele Besar, tepatnya di  Kabupaten Pulau Morotai pada pada Sabtu, 22 April 2017 pukul 19.00 WIT.

Mustafa adalah sarjana Hukum Tata Negara dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara,  wartawan Aspirasi Malut, semasa kuliah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selain itu, ia mengasah keterampilan menulis di  Perhimpunan Lingkar Arus Studi (PILAS). Mus, Sapaan Mustafa adalah anak ke-4 dari pasangan suami-istri Tasri Amarullah (Ayah) dan Nafsiah Juba (Ibu).

Sedangkan Anisa Hasan, buah hati dari pasangan suami-istri, Hi Hasan Sobak (Ayah) dan Sitna Hi A Rahman (Ibu). Semasa kuliah, Anisa juga aktif di PILAS dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Anisa pun lulus di Universitas yang sama dengan Mustafa, yakni universitas Muhamadiyah Maluku Utara pada jurusan Sosiologi, Fakultas FISIP.

Mustafa mengisahkan, pertemuan mereka berawal dari Kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) sejak tahun 2008. Awalnya, mereka berdua dikenalkan oleh seorang dosen, yakni Saiful Madjid.
“Saat itu, kami sedang riset pembuatan monografi desa di Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera barat. Saat itulah, pak Saiful yang sudah saya anggap sebagai orang tua saya memperkenalkan saya dengan Anisa,”Mustafa Berkisah.

Mereka berdua pun saling menopang saat masa-masa sulit di bangku kuliah.
Seiring waktu, sejak lulus dari UMMU pada tahun 2012, Mustafa kembali ke kampung Halaman dan mulai berbagi ilmu yakni berprofesi sebagai guru honor di MTS Alkhairaat dan Aliyah Alkhairaat di Pulau Ngele-Ngele Besar.

Sedangkan Nisa lulus kuliah lebih awal dari Mustafa yakni pada tahun 2011. Nisa pun berkarir di Bacan, Halmahera Selatan, di sebuah diler. Bisa di kata, kedua pasangan ini, berpisah cukup lama.

Pada tahun 2014, Mustafa memulai karir jurnalistik di Surat Kabar Harian Mata Publik. Jenjangnya bisa dikatakan mulus sebab, beberapa bulan bekerja, ia langsung di tempatkan sebagai wartawan biro di Kabupaten Halmaheta Barat. Kemudian, pada tahun 2016, ia mulai berkarir lagi di Aspirasi Malut dengan posisi yang sama yakni Biro Halmahera Barat.

Meskipun mereka berdua berpisah antar pulau, hubungan mereka tetap terjalin. Mereka saling melepas rindu lewat telepon seluler. Hingga suatu saat, mereka pun memutuskan untuk hidup bersama yang ditandai dengan prosesi izab qabul.

“insha Allah, kami berdua akan membangun peradaban, yakni berumah tangga sebagai pasangan suami-istri. Kami selalu berharap, hubungan ini tetap di jalan yang diridohi Allah SWT,” ungkap Mustafa dan Nisa.

0 comments:

Post a Comment